Minggu, 09 September 2012
Daging merupakan sumber protein hewani dan asam esensial yang sangat digemari oleh masyarakat. Meskipun harga daging lebih mahal, akan tetapi permintaan masyarakat akan daging tetap tinggi. Hal tersebut seiring dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi daging dan semakin bertambahnya jumlah penduduk dari tahun ke tahun. Inilah yang menyebabkan ada sebagian orang yang memanfaatkan peluang ini dengan cara yang salah. Mereka memanfaatkan ketidakjelian masyarakat dalam memilih daging untuk dikonsumsi dengan cara meningkatkan bobot daging ternak yang disembelih dengan cara diglonggong terlebih dahulu dengan air sebanyak-banyaknya.


ciri-ciri dan tanda-tanda daging sapi gelonggongan?

  1. Daging gelonggongan biasanya tidak dijual dengan cara digantung, melainkan diletakkan di meja atau papan.
  2. Daging basah. Cenderung berair.
  3. Warna daging merah pucat (tidak cerah atau segar).
  4. Konsistensi daging lembek.
  5. Aromanya amis, tidak seperti sapi sehat yang memiliki aroma khas.
  6. Untuk mengaburkan kadang-kadang dipoles darah untuk merubah warna.
  7. Harga daging sapi lebih murah dari harga daging sapi yang sehat.
  8. Daging gampang busuk.
  9. Jika dimasak mengalami penyusutan hingga 40%.

Bahaya mengkonsumsi daging glonggongan

Mengkonsumsi daging glonggongan bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Hal itu dikarenakan komponen utama penyusun daging sapi (protein) rusak. Efek pemberian air berlebihan pada sapi glonggongan tersebut akan menyebabkan peningkatan kadar air dalam daging sembelihan. Daging dengan kadar air berlebihan akan mengundang lalat dan mikroorganisme yang lain untuk mengerubungi daging sapi glonggonyan tersebut. Akibatnya daging glonggongan akan cepat membusuk dan protein dagingnya akan rusak. Dan sangat berbahaya jika sampai dikonsumsi oleh konsumen. Adapun penyakit yang dapat ditimbulkan akibat mengonsumsi daging glonggongan adalah mual, muntah, diare sampai keracunan yang berefek pada kematian.
Semoga dengan mengetahui ciri-ciri daging sapi gelonggongan tersebut diatas anda sebagai konsumen atau pembeli tidak lagi merasa tertipu dan dirugikan saat berbelanja daging di pasar, selain itu juga anda dan keluarga dapat terhindar dari bahaya mengkonsumsi daging sapi gelonggongan.

0 komentar:

your TIME



Translate

Hot Posting

visitors

Followers